Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

BODY RAFTING MAJINGKLAK-WANAREJA-CILACAP

MAJINGKLAK BODY RAFTING DAN TUBING










  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BATU KARIKIL TUBING & BODY RAFTING

BATU KARIKIL TUBING & BODY RAFTING




Batu karikil adalah sebuah sungai yang mengalir di Desa MAjingklak kecamatan Wanareja Kbupaten Cilacap yang bermuara ke Sungai Citanduy.
Terletak hanya 5Km dari pusat kota Wanareja , menapaki jalan desa  menuju desa Majingklak.
Jalan desa yg cukup bagus untuk saat ini, 
Sungai yang cukup jernih ketika musim kemarau, dengan berbagai ekosistem di dalamnya, banyak jenis ikan yang hidup di sungai ini, Sungai ini pun diawasi oleh Paguyuban Peduli Lingkungan (PAPLI) Desa majingklak, yang mana sudah beribu ribu ekor benih ikan ditebar di sungai ini, tentunya berkat kerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten cilacap. 
Sebagai primadona ikan di sungai ini adalah ikan nilem. tiap hari kita akan disuguhi pemandangan oran-orang sedang memancing  ikan nilem di sungai ini.





Dari alun-alun Wanareja menuju arah barat melewati pom bensin , kemudian berbelok arah kanan di pertigaan pangkalan ojek Cibungur , dilanjutkan mengikuti jalan hotmix menuju Desa Majingklak.

Dari balai desa majingklak, (parkiran) kita berjalan kaki melintas pematang sawah , indahnya hamparan sawah terasering memanjakan mata, 





Panorama alam yang masih asri senantuasa disuguhkan di sepaanjang alur sungai, dengan air yang tidak terlalu dalam sehingga aman untu body rafting anak-anak maupun dewasa.





Tubing atau river tubing adalah kegiatan meluncur bebas diatas permukaan sungai yang berarus ringan dengan menggunakan ban dalam mobil. Seperti layaknya rafting, peserta juga dilengkapi dengan helmet, pelampung keselamatan


Peraturan dalam tubing sebenarnya simple, dilarang membawa barang apapun atau memakai apapun kecuali pakaian dan alat pengaman lainnya seperi Life Jacket, Decker, dan Helm. Setelah masuk di sungai, ikuti saja derasnya arus sungai yang mengalir. Anda bisa menabrak batu di kiri kanan, belok dan berputar 180 derajat. Seru. Sambil river tubing, kita bisa menyaksikan ke aneka ragaman binatang. Saya sempat bertegur sapa dengan burung-burung yang sepertinya tertawa melihat saya bermain river tubing.



Mungkin akan ada beberapa orang yang ban dalamnya terbalik atau meminum air sungai yang segar. Kalau terjatuh dari ban, cukup berdiri saja karena airnya tidak terlalu dalam, tapi arusnya cukup deras.Capek dan kedinginan?






SELAMAT BERADVENTURE DI BATU KARIKIL......
SALAM LESTARI

SUNGAI BUKAN TEMPAT SAMPAH...!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JALUR PENDAKIAN GUNUNG PRAU 2.590Mdpl  via WATES

JALUR PENDAKIAN GUNUNG PRAU 2.590Mdpl 
via WATES



Para penggiat gunung yang akan ke Gunung Prau, saat ini ada beberapa pintu masuk ke Gunung Prau selain lewat Patak Banteng. Yaitu lewat Kali Lembu dan Dieng. Selain itu juga ada jalur pendakian Wates.
Kami berharap teman teman tidak terkonsentrasi di satu jalur saja untuk memecah konsentrasi pengunjung Gunung Prau supaya tidak ngantri dan macet di jalur. Ini untuk kenyamanan teman teman sekalian.
Satu per satu alan kami ulas masing masing jalur pendakian ini.
Jalur Pendakian WATES:
Basecamp pada KETINGGIAN 1.986 mDpl. 
Panjang jalur pendakian 4,7 KM dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan ditambah 1 jam waktu istirahat (pemula).
Jalur pendakian masuk pada kategori landai dengan kemiringan antara 15° s/d 65°.
Kisaran suhu pada jalur pendakian antara 6°C s/d 16°C.
Vegetasi: 400 m setelah meninggalkan Basecamp langsung memasuki vegetasi hutan cemara dengan kekayaan tanaman hutan lain dan buah-buahan perdu untuk keperluan survival hingga pada ketinggian 2.100 mdpl atau jarak tempuh 3 KM. Kemudian 1,2 KM terakhir merupakan padang ilalang dan kawasan Puncak Teletubbies.
Satwa: Elang Jawa, Sigung, Musang ekor cincin, berbagai jenis burung, Kera ekor Panjang, Babi Hutan, dan beberapa satwa lain.
Akses dari Wonosobo: Mendolo-Pasar Kejajar-ambil arah ke timur menuju Desa Wates (Kec. Wonoboyo, Kab. Temanggung) Call Basecamp untuk penjemputan/ojek.
Akses dari Jogja, Solo, Boyolali, Salatiga Ponorogo, Madiun, Malang dsk: melalui Temanggung-Parakan-Ngadirejo-Muntung-Nglaruk-Batok-Cemoro-Wates. (Call Basecamp untuk layanan shuttle dari Ngadirejo-Wates).
Akses dari SEMARANG, Kendal,Tegal, Pekalongan, Batang, Pemalang: Weleri-Sukorejo-Candiroto-Batok-Cemoro-Wates. (Call Basecamp untuk layanan shuttle dari Kantor PERHUTANI Candiroto-Wates)
Fasilitas : Parkir indoor untuk 100 sepeda motor, garasi untuk 2 mobil.
Ketersediaan air pada setiap pos pendakian hingga Pos 3.
View point Air Terjun Silendang diantara Pos 2 dan Pos 3 pada ketinggian 2.000 mdpl.
Lokasi Camping Ground di Pos 3 dan Pos 2 apabila cuaca memburuk.
Camp site di ketinggian 1.986 mdpl untuk menikmati sunrise bersama keluarga maupun acara gathering community/corporate, serta pelatihan pendakian gunung atau survival.
Tersedia penyewaan perlengkapan mountaineering.
Tim SAR apabila terjadi kecelakaan pada saat pendakian.
Asuransi Jiwa bagi setiap pendaki.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TIPS KETIKA TERSESAT DI HUTAN




TIPS KETIKA TERSESAT DI HUTAN

Pernahkah saat Kamu berada di dalam hutan atau digunung dan tengah mengagumi indahnya  bunga-edelweis, menatap ke puncak pohon, dan tiba-tiba tersadar jika kamu telah tersesat dan sendirian? Apa yang akan terjadi pada kamu jika kamu tidak bisa menemukan jalan pulang? Meskipun tersesat di hutan adalah pengalaman yang menakutkan, bertahan hidup sendirian di alam liar umumnya hanya soal pikiran yang sehat, kesabaran, dan penggunaan anugerah yang disediakan alam dengan bijaksana.

Di saat kamu  menyadari bahwa Anda tersesat, berhentilah sebelum melakukan hal lain. Tarik nafas dalam dan tetap tenang. Sebelum Anda bertindak, ikuti prinsip STOP:
S = sit down (duduk)
T = think (berpikir)
O = observe your surroundings (amati sekeliling)
P = prepare for survival by gathering materials (bersiap untuk bertahan hidup dengan mengumpulkan bahan-bahan)

Dalam  perjalanan pendakian, ada kalanya mengalami  rintangan yang sering datang tanpa di duga, salah satunya adalah tersesat di hutan / hilang arah. Tersesat di hutan lebih mudah terjadi dari yang anda kira, rapatnya pepohonan, cuaca buruk, dan jalur yang bercabang bisa menjadi penyebab yang menuntun anda ke arah yang salah. Jika kejadian ini menimpa anda, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang. Pesiapan yang baik dan pengetahuan yang cukup akan membawa anda kembali keluar dari situasi tersesat ini. Beberapa tips dan trik yang dapat anda lakukan untuk mencegah anda untuk tersesat di hutan ataupun saat anda telah tersesat di hutan, tips yang bisa dilakukan antara lain:


BUAT DAFTAR & MEKANISME KEGIATAN
Jika anda akan melakukan pendakian, beritahu tetangga, keluarga, ataupun orang yang dekat dengan anda tentang rencana perjalanan yang akan anda lakukan. Beritahu mereka kapan anda akan melakukan perjalanan, kemana tujuan anda, dan kapan anda pulang. Saat anda benar-benar tersesat di hutan, dan tak kembali pulang pada waktunya, hal ini akan berguna untuk mendapatkan batuan tim penolong yang bisa menyelamatkan anda.

SIAPKAN MEDICAL KIT & SURVIVAL KIT
Persiapkan peralatan yang baik dan lengkap saat perencanaan perjalanan anda. Persiapkan peralatan navigasi yang baik dan persediaan ransum yang banyak. Ransum yang banyak akan sangat menolong anda untuk bertahan hidup saat tersesat di hutan. Satu peralatan lainnya yang paling penting yang harus anda persiapkan untuk berjaga-jaga menghadapi kemungkinan akan tersesat di hutan adalah survival kit. Pastikan peralatan P3K dan alat bertahan hidup lainnya dalam survival kit anda benar-benar dalam keadaan prima (tidak rusak)

OBSERVASI LAPANGAN
Perhatikan keadaan alam sekitar saat anda berjalan di gunung, pohon tumbang, batu besar, atau hal lain yang mencolok di jalur perjalanan anda. Hal ini akan membantu anda untuk dapat kembali ke jalur benar yang telah anda lalui sebelum anda tersesat. Saat anda benar-benar merasa tersesat di hutan, cobalah untuk berhenti sejenak. Berjalan terus memasuki hutan bisa membuat anda tersesat lebih jauh dan lebih dalam, hal ini akan semakin menyulitkan upaya untuk kembali ke jalur yang benar. Berhenti berjalan juga dapat membantu anda lebih dekat dengan regu penyelamat, karena upaya pencarian akan dimulai dari tempat anda mulai tersesat.

BUANG PERASAAN TAKUT
Berpikirlah dengan jernih, buang jauh-jauh perasaan panik dan takut. Analisis situasi yang ada dengan rasional dan bijak, jangan terpengaruh dengan pikiran-pikiran buruk yang tak masuk akal. Terus berjalan dalam keadaan lelah dan tak tahu arah akan membuat pikiran anda tak karuan, maka dari itu ketika kondisi yang ada sudah sangat tak kondusif, pilihlah untuk berhenti agar pikiran anda jernih kembali. Hal ini harus dilakukan agar anda terhindar dari salah pengambilan keputusan yang sangat fatal.

SUSUN RENCANA & LAKUKAN EKSEKUSI
Buat rencana langkah-langkah yang akan anda ambil untuk dapat keluar dari situasi tersesat. Anda dapat memilih untuk camping saat malam hari, dan mencoba mencari pertolongan atau jalur yang benar saat siang. Jika anda percaya diri untuk mencoba mencari jalan, usahakan untuk selalu meninggalkan jejak, bisa dilakukan dengan membuat tanda pada pohon, mengikat pita pada ranting, atau mebuat gundukan batu sebagai pengingat jalan yang telah anda lalui.
Jika semua usaha yang telah anda lakukan tidak berhasil, atau anda terlalu takut untuk mencoba mencari jalan keluar, maka pilihan paling rasional adalah diam di tempat anda berada atau mencari tempat yang cukup nyaman (dekat sumber air) untuk didiami saat menunggu bantuan regu penyelamat. Persiapan perbekalan yang banyak akan memberikan anda waktu lebih panjang untuk menunggu bantuan.

LATIH FISIK, ASAH SKILL, & UJI MENTALMU!
Tips yang terakhir, jika anda memang memiliki hobi ataupun pekerjaan yang berhubungan dengan kegiatan di alam bebas, pelajarilah teknik-teknik dasar survival. Pengetahuan tentang teknik bertahan hidup ini sangat penting sekali untuk menyelamatkan anda dari keadaan terburuk yang bisa anda alami saat berkegiatan di alam bebas, salah satunya yang paling sering terjadi adalah tersesat di hutan.

SALAM LESTARI.........

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JANGAN ASAL BISA MENDAKI GUNUNG




KODE ETIK PECINTA ALAM


Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa

Pecinta Alam Indonesia adalah bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, bangsa, dan tanah air


Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam adalah sebagian dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah yang Maha kuasa


Sesuai dengan hakekat di atas, kami dengan kesadaran menyatakan :
1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya
3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
7. Selesai

Itulah kode etik yang telah dideklarasikan tahun 1974 lalu.
Andaikata semua pendaki memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka tak akan dijumpai "pendaki abal-abal" yang naik gunung cuma hendak piknik lantas meninggalkan sampah dan merusak keseimbangan ekosistem pegunungan.

Berikut ini adalah "dosa-dosa" yang pecinta alam/pendaki  sejati sebaiknya tidak melakukannya:

1. Vandalisme
Kebiasaan mencoret-coret, merusak, maupun merubah tanda adalah peruatan yang amat konyol. Beberapa orang, mungkin, merasaa gagah dengan menuliskan namanya atau gank-nya di batu atau bidang lainnya. Percayalah, tidak ada yang akan mengagumi Anda dengan cara seperti ini. Masyarakat justru akan menghujat nama-nama yang tertulis.

2. Melanggar rambu-rambu petugas
Di beberapa gunung yang telah dikelola dengan baik, biasanya terdapat rambu-rambu untuk memudahkan trekking pendaki. Pendaki konyol akan melanggar rambu-rambu resmi. Di atara mereka ada yang nekad membuat jaur sendiri dengan alasan yang tidak jelas.

3. Meninggalkan sampah di gunung
Tidak perlu penjelasan panjang untuk masalah ini. Pendaki sehat, normal, dan waras tidak pernah ada yang melakukan ini.

4. Membawa alat musik lantas membikin kegaduhan
Dengan alasan biar ndak sepi, biar asik dan rame, sering dijumpai oknum pendaki yang dengan santai membawa alat musik lalu membuat kegaduhan. Padahal pendaki sejati mengunjungi gunung untuk mencari keheningan, memburu ketenangan, udara yang bersih dan sejuk, dan pemandangan yang elok. Kecuali itu, bebuyian yang gaduh akan mengusik satwa-satwa di gunung. Ingat!  pendaki hanya tamu dari ekosistem setempat. Selalu gunakan etika bertamu yang baik.

5. Pakaian yang ngawur alias salah kostum
Pertimbangan utama pakaian yang dipilih saat melakukan aktifitas mendaki gunung adalah pertimbangan keselamatan. Bukan pertimbangan mode. Demi agar tetap fashionable, beberapa oknum pendaki memakai pakaian yang sama sekali tidak mendukung kegiatan mendaki. Akibat salah kostum bisa fatal. Hipotermmia salah satu yang mengancamnya.

6. Meninggalkan teman seperjalanan
Pada banyak kasus pendaki tersesat yang berujung hal yang buruk, bermula dari ditinggal oleh kawan seperjalanannya. Pendaki sejati tidak akan perah meninggalkan kawan seperjlanan demi agar dibilang gagah bisa naik turun gunung dengan cepat.

7. Membuat api unggun
Masih ingat kasus-kasus kebakaran hebat di beberapa gunung baru-baru ini? Dari hasil investigasi, sebagian besar kasus kebakaran terjadi lantaran api unggun yag tidak padam dengan tuntas. Udara dingin di gunung sebaiknya diantisipasi dengan perkaks pendukung seperti pakaian hangat dan sleeping bag. Tidak perlu menyalakan api unggun.

8. Bersikap sombong
Mendaki gunung lain dengan main game. Game menyediakan nyawa serep, sementara mendaki gunung? Sikap jumawa membuat kewaspadaan menurun. Hal ini bisa menjadi sumber ketidakberesan dalam pendakian.

9. Istirahat di tempat yang berbahaya
Mendirikan tenda di tepi sungai, atau di pinggir tebing adalah awal malapateka.  Aliran sungai tidak bisa ditebak debit airnya, resiko terburuk ketika debit air meningkat adalah tenda bisa hanyut dengan para penghuninya. Mendirikan tenda di pinggir tebing juga berbhay, jika terjadi badai atau mungkin ada babi hutan yang mampir dan iseng mendorong tenda ke jurang.....

SALAM LESTARI.......
PARMA ADVENTURE


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENDAKIAN MT.MERBABU 3.142 Mdpl PARMA ADVENTURE

PENDAKIAN MT.MERBABU 3.142 Mdpl 
PARMA ADVENTURE

Gunung Merbabu terletak di jawa tengah dengan ketinggian 3.142M dpl pada puncak Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata "meru" yang berarti gunung dan "babu" yang berarti wanita. Gunung ini dikenal sebagai gunung tidur meskipun sebenarnya memiliki 5 buah kawah: Terdapat 2 buah puncak yakni puncak Syarif (3119m) dan puncak Kenteng Songo (3142m). 


Pendakian gunung Merbabu selalu bisa membuat kesan tersendiri bagi para pendakinya, hal inilah yang menjadikan gunung ini menjadi salah satu gunung favorit bagi para pendaki, selain karena aksesnya yang mudah dituju juga sepanjang jalur perjalanannya kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah.

Untuk mendaki gunung Merbabu kita bisa melalui 5 jalur yaitu :
1. Jalur Selo (Boyolali)
2. Jalur Wekas (Magelang)
3. Jalur Cunthel (Magelang)
4. Jalur Thekelan (Magelang)
5. Jalur Swanting (Magelang, jalur baru)




BASECAMP SELO MERBABU
Jika sudah sampai di desa Selo carilah basecamp pendakian gunung Merbabu. Yang paling terkenal adalah basecamp Pak Parman dan ada lagi basecamp Pak Bari.



BASECAMP - POS I
Dari basecamp perjalanan dimulai dengan melewati gerbang pendakian Gunung Merbabu jalur Selo. Setelah itu kita akan berjalan di tengah hutan pinus yang biasanya digunakan sebagai camping ground. Dari sini jalur pendakian masih terbilang cukup landai dan jelas karena sepanjang jalan menuju Pos 1 terdapat banyak petunjuk arah yang bisa menuntun kita. Untuk menuju Pos 1 diperlukan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan.

Pos 1 sendiri berupa sebidang tanah yang bisa kita gunakan untuk mendirikan beberapa buah tenda saja. Pos ini terletak di tengah hutan sehingga pemandangan terhalang oleh pohon-pohon. Di pos 1 juga tidak ada bangunan atau shelter yang bisa kita buat berteduh ketika hujan, selain itu juga tidak ada sumber mata air disini.


POS 1 - POS 2
Selepas Pos 1 menuju Pos 2 perjalanan dimulai dengan jalur yang masih landai yang membentang di tengah hutan tropis yang udaranya sejuk. Di tengah perjalanan kita akan menemukan pos bayangan. Sebelum pos bayangan ada tanjakan yang cukup terjal dan ini adalah trek terberat selama perjalanan menuju Pos 2. Diperlukan waktu sekitar 50 menit perjalanan untuk sampai di Pos 2.
Kondisi Pos 2 hampir sama dengan Pos 1 hanya berupa sebidang tanah tanpa adanya shelter. Pos ini juga berada di tengah hutan jadi masih tidak ada pemandangan yang bisa dilihat.

POS 2 - POS 3
Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Pos 3 yang kali ini jalur pendakian sudah mulai terbuka dan sudah mulai sedikit menanjak. Disini kita sudah bisa menyaksikan pemandangan lembah pegunungan dan bunga edelweiss yang tumbuh di lereng gunung. Untuk sampai di Pos 3 diperlukan waktu sekitar 60 menit.
Pos 3 ini berupa tanah datar yang cukup luas. Di pos ini pendaki bisa mendirikan banyak tenda. Disini medannya terbuka sehingga angin akan berhembus kencang karena tidak adanya pohon. Pemandangan di Pos 3 ini sangat indah dengan view Gunung Merapi yang mulai terlihat dengan jelas, nampak berdiri dengan gagah.



POS 3 - POS 4
Untuk menuju Pos 4 kita harus melewati jalur yang bisa dibilang paling terjal sepanjang pendakian via Selo. Jalur yang dilewati berupa tanah merah yang sangat berdebu ketika musim kemarau dan akan sangat licin ketika hujan. Banyak percabangan di sepanjang jalan, tapi semua kan kembali mejadi satu sebelum tiba di Pos 4. Sebelum Pos 4 kita akan melewati sebuah tanah lapang yang bisa kita gunakan untuk mendirikan tenda. Pemandangan sepanjang perjalanan sangatlah indah dengan pemandangan padang savana yang membentang luas. Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di Pos 4.


Pos 4 sering disebut Sabana 1 karena memang pos 4 terletak di pinggir sabana yang luas dan indah. Di pos 4 juga tidak ada shelter untuk berteduh. Biasanya para pendaki mendirikan tenda di dekat pohon untuk melindungi dari terpaan angin yang berhembus kencang.



POS 4 - POS 5
Selepas pos 4 perjalanan dilanjutkan menuju Pos 5 atau banyak yang menyebutnya Sabana 2. Di sepanjang perjalanan kita akan melewati pemandangan yang menawan dan akan terlihat sabana 1 yang begitu indah jika dilihat dari tempat yang lebih tinggi. Kita harus melintasi padang yang terbuka dengan waktu sekitar 30 menit untuk sampai di Pos 5.


Pos 5 letaknya berada di pinggir sebuah sabana. Di Pos 5 biasanya para pendaki mendirikan tenda untuk menginap sebelum dini hari melanjutkan perjalan ke puncak.


POS 5 - PUNCAK
Sepanjang perjalanan menuju puncak kita akan menemukan banyak bunga edelweiss yang sangat indah. Jalur yang dilalui terus menanjak hingga sampai ke puncak. Jalur berada di area yang terbuka sehingga kabut dan angin langsung menerjang kita. Untuk sampai di puncak membutukan waktu sekitar 1 jam.




Puncak Kenteng Songo adalah puncak paling tinggi diantara 7 puncak di Gunung Merbabu. Dari sini kita dapat melihat Gunung Merapi yang berdiri dengan gagah di sebelah selatan.



Puncak Kenteng Songo – Puncak Syarif (30 menit)

SALAM LESTARI............
BAWA TURUN SAMPAHMU...........

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENDAKIAN MT.GEDE PANGRANGO 2.958 Mdpl. PARMA adventure

PENDAKIAN MT.GEDE PANGRANGO
2.958 Mdpl. PARMA adventure


Gunung Gede adalah sebuah gunung yang berada di Jawa Barat. Gunung ini terletak di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Gunung Gede berada dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango yang merupakan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia tahun 1980. Gunung Gede bisa dikatakan gunung terfavorit di Jawa Barat. Hampir setiap pekan baik dari kalangan pecinta alam ataupun pendaki pemula melakukan pendakian di gunung yang memiliki ketinggian 2958 Mdpl ini. Ada beberapa jalur untuk mendaki Gunung Gede, namun yang cukup terkenal adalah Jalur Cibodas. Selama perjalanan Anda akan melewti tempat-tempat yang menarik seperti air terjun, sumber air panas, telaga hingga padang Edelweis.





Di samping Gunung Gede berdiri sebuah gunung yang bernama Gunung Pangrango. Keduanya masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jika dilihat dari kejauhan Gunung Gede tampak seperti kubah, sedangkan Gunung Pangrango nampak seperti segitiga runcing. Gunung Gede merupakan salah satu gunung di Indonesia yang memiliki kekayaan flora. Untuk mendaki Gunung Gede sebenarnya ada 3 jalur yaitu Jalur Cibodas, Jalur Gunung Putri dan Jalur Salabintana. Dari ketiganya memang jalur Cibodas adalah jalur yang populer dikalangan para pendaki.




Pendakian PARMA adventure kalo ini mengambil jalir Cibodas, Perjalanan dimulai dari pintu gerbang Kebon Raya Cibodas dengan ketinggian 1.425 mdpl, cukup tinggi untuk titik awal, udara pun pastinya sudah lumayan dingin, jadi kami siapkan pakaian yang cukup tebal untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat.
Kemudian kami mengikuti jalan di samping lapangan golf, kemudian belok kiri menuju Kantor Resort TNGP Cibodas. Disini kamu bisa mendaftar dan membeli tiket masuk, bagi yang sudah mendaftar secara online, tetap harus melapor dan melakukan daftar ulang.

Kemudian kami memulai perjalanan dengan melewati jalan setapak yang telah diperkeras, hingga kira-kira setelah menempuh jarak 1,5 km menembus hutan tropis, kamu bakal menemui sebuah danau indah yang dinamakan Telaga Biru (1.500 mdpl). 


Perjalanan dilanjutkan menuju Rawa Gayang Agung (1.600 mdpl) yang berupa pada rumput dengan banyak tanaman perdu hingga kamu bakal sampai di pertigaan Panyangcangan Kuda. Dari sini kita bisa mengunjungi sebuah air terjun Cibeureum dengan belok kanan dari pertigaan kemudian berjalan selama 10 menit. Air terjun Cibeureum sendiri merupakan tempat indah yang layak dikunjungi, adaCurug Cidendeng sebagai air terjun utama, dan 2 air terjun lain yakni Curug Cikundul dan Ciwale




Berikutnya, perjalanan dilanjutkan ke Batu Kukus (1.820 mdpl). Disini ada sebuah pondok kecil yang bisa dijadikan tempat berteduh dan beristirahat. Lalu jalan kembali menanjak melewati jalan setapak berbatu yang mulai berganti dengan jalan tanah yang lebih alami.Selanjutnya jalur mulai landai dan bonus turunan akan mempercepat kita sampai di Pos Pondok Pemandangan (2.150 mdpl). Pada musim pendakian karena ramainya pengunjung maka kita bisa beristirahat di pos ini sambil menunggu antrian melewati air panas. Perlu perhatian jika kita melewati sumber air panas sangat diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan karena medan yang sempit dan licin. Jika sampai terpeleset maka akan fatal akibatnya, karena suhu airnya bisa mencapai 70 C.
Batuan di air panas akan terasa panas jika disentuh, namun banyak pendaki yang berhenti untuk menghangatkan tubuh. Sebaiknya tidak berhenti disini karena akan mengganggu pendaki lainnya yang mau melintas. Selain itu sebaiknya menggunakan sepatu karena panasnya air sangat terasa jika kita memakai sendal.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pos Kandang Batu dengan ketinggian 2.220 mdpl. Untuk menuju pos berikutnya diperlukan waktu sekitar 1 jam yakni Pos Kandang Badak. 



Saat mendekati pos Kandang Badak kita akan mendengar suara deru air terjun yang cukup mearik di bawah jalur pendakian. Kita bisa memandang ke bawah menyaksikan air terjun tersebut. Kita juga bisa turun ke bawah untuk mandi bila air tidak terlalu dingin. Di sekitar air terjun ini lintasan terjal dan sempit sehingga harus menunggu antrian untuk melewatinya. Setelah itu jalur mulai landai dan sedikir menurun hingga sampai di Pos Kandang Badak (2.395 mdpl).



a
Alangkah baiknya mengisi persediaan airnya di Pos Kandang Badak ini karena perjalanan selanjutnya akan susah memperoleh air. Setelah Pos Kandang Badak perjalanan menuju puncak sangat menanjak dan melelahkan. Udara disitu sangat dingin sekali. Disini juga terdapat simpangan jalan, ke kiri untuk menuju Puncak Gunung Gede, namun jangan salah jalan menuju Kawah, sedangkan jika ambil arah kanan akan menuju Puncak Gunung Pangrango. Persiapan fisik dan peralatan serta perbekalan harus diperhitungkan. Sebaiknya beristirahat dulu di pos ini sebelum melanjutkan perjalanan sembari melihat kondisi cuaca,


untuk menuju puncak Gunung Gede sendiri, kita menyusuri punggungan yang terjal dan disini terdapat sebuah tempat yang disebut Tanjakan Setan. Tempat ini sangat terjal dan dilengkapi dengan tali baja untuk berpegangan.







isebut Tanjakan Setan. Tempat ini sangat terjal dan dilengkapi dengan tali baja untuk berpegangan. Dari atas tanjakan ini kita bisa memandang puncak Gunung Pangrango yang sangat indah. Hempasan angin kencang sangat terasa di tempat ini. Apabila musim hujan akan terasa semakin dingin karena hembusan angin yang bercampur dengan angin. Pendaki yang belum makan biasanya akan mudah sakit ketika tiba di tempat ini. Bahkan bisa terkena kram bila tidak menggunakan pakaian yang hangat dan tebal. Hingga puncak angin terus berhembus dengan kencang.





Puncak Gunung Gede sangat indah namun perlu hati-hati karena kita berdiri di lereng yang sangat curam. Di bawah lereng ditumbuhi bunga Edelweis yang begitu indah dan mengundang minat untuk memetiknya. Hal ini dilarang dan sangat berbahaya bagi kelestariaanya.



Untuk menuju puncak Gede, kamu bakal melewati ladang gersang, dimana vegetasi pepohonan mulai berkurang karena telah sangat dekat dengan kawah Gede yang aktif. Kawah Lanang ada di sebelah kiri, sementara Kawah Ratu dan Kawah Wadon adan di sebelah kanan jalan setapak yang bakal kamu lalui. Dan kemudian, sampailah kamu di puncak Gunung Gede, dimana view pemandangan indah ke berbagai penjuru bisa kamu nikmati. 



Mendaki Gunung Gede tanpa mengunjungi alun-alun Suryakencana yang sangat terkenal tentunya sangat tidak afdol, untuk mencapai tempat indah tersebut, kamu perlu turun kearah tenggara. Setelah berjalan selama kurang lebih satu jam, bakal menjumpai padang luas yang ditumbuhi banyak tanaman edelweiss, inilah yang dinamakan Alun-alun Suryakencana (2.800 mdpl). Tempat ini sangat disukai para pendaki sebagai tempak camp favorit. Dari sini, jika kamu bisa meneruskan kearah kiri menuju Pos Gunung Putri, atau ke kanan menuju Selabintana.




Bila berkemah di Alun-alun Suryakencana di pagi hari sekitar jam 5 pagi pendaki akan dibangunkan dengan para pedagang yang menawarkan nasi uduk dan rokok. Dari sini kita berbelok kiri bila ingin melewati jalur Gunung Putri dan untuk melewati jalur Selabintana kita berbelok kanan.
Dari sini, jika kamu bisa meneruskan kearah kiri menuju Pos Gunung Putri, atau ke kanan menuju Selabintana.

SALAM LESTARI.....
BAWA TURUN SAMPAHMU......!!!!!!!!!!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS